PERNIKAHAN JARAK JAUH: INTERAKSI SUAMI-ISTRI, DUKUNGAN SOSIAL, DAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF
Keywords:
Dukungan Sosial, Interaksi Suami-Istri, Kesejahteraan Subjektif Keluarga, Lama Pernikahan Jarak Jauh, Pernikahan Jarak JauhAbstract
Pernikahan jarak jauh memiliki interaksi langsung yang lebih sedikit antara suami-istri. Istri memerlukan dukungan sosial untuk meringankan rasa kesepian dan rasa jenuh. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik keluarga, interaksi suami-istri, dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif keluarga pernikahan jarak jauh. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan melibatkan 101 istri yang dipilih secara convenience sampling. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis inferensia. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan lama pernikahan jarak jauh dengan kesejahteraan subjektif. Ditemukan hubungan positif signifikan antara frekuensi interaksi, tingkat keterlibatan interaksi, kepuasan interaksi, dukungan sosial tetangga, teman, dan tempat kerja dengan kesejahteraan subjektif. Hasil uji regresi menunjukkan adanya pengaruh negatif signifikan lama pernikahan jarak jauh terhadap kesejahteraan subjektif, artinya kesejahteraan subjektif keluarga akan rendah jika lama pernikahan jarak jauh tinggi. Ditemukan adanya pengaruh positif signifikan antara kepuasan interaksi, dukungan sosial teman, dan usia istri terhadap kesejahteraan subjektif, artinya kesejahteraan subjektif keluarga akan meningkat jika kepuasan interaksi, dukungan sosial teman, dan usia istri meningkat.
Downloads
References
Aspary, O., Puspitawati, H., & Krisnatuti, D. (2021). Pengaruh karakteristik pekerja sosial, pasangan, interaksi suami-istri, dan kesejahteraan subjektif terhadap kualitas perkawinan pekerja sosial. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(2), 140-151, https://doi.org/10.24156/jikk.2021.14.2.140
Bell, R. A., Daly, J., A., & Gonzalez, M., C. (1987). Affinity-maintenance in marriage and its relationship to women’s marital satisfaction. Journal of Marriage and the Family, 49(2), 445, https://doi.org/10.2307/352313
Brömmelhaus, A., Feldhaus, M., & Schlegel, M. (2019). Family, work, and spatial mobility: the influence of commuting on the subjective well-being of couples. Applied Research in Quality of Life, 15(2), https://doi.org/10.1007/s11482-019-9710-z
Chen, Y. & Feeley, T., H. (2014). Social support, social strain, loneliness, and well-being among older adults: An analysis of the health and retirement study. Journal of Social and Personal Relationships, 31(2), 141–161, https://doi.org/10.1177/0265407513488728
Dana A. R., Afdal. (2022). Subjective well-being pada istri yang menjalani long distance marriage. Counseling & Humanities Review. 2(2): 63-68. doi: 10.24036/000623chr2023
De Neve, J. E., Diener, E., Tay, L., & Xuereb, C. (2013). The Objective Benefits of Subjective Well-Being. In Helliwell, J., Layard, R., & Sachs, J., (Eds.) World Happiness Report 2013. New York: UN Sustainable Development Solutions Network. Retrieved from https://ssrn.com/abstract=2306651
Dewi, N. R., & Sudhana, H. (2013). Hubungan antara komunikasi interpersonal pasutri dengan keharmonisan dalam pernikahan. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1), 22-31, https://doi.org/10.24843/JPU.2013.v01.i01.p03.
Flood, S. M., & Genadek, K., R. (2016). Time for each other: Work and family constraints among couples. Journal of Marriage and Family, 78(1), 142–164, https://doi.org/10.1111/jomf.12255
Gherghinescu, R., & Glăveanu, S., M. (2015). The educational level and the style of in-couple communication. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 187, 67-71, https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.03.013.
Gerstel, N., Gross H., E. (1982). Commuter marriages: A review. Marriage & Family Review, 5(2), 71-93, https://doi.org/10.1300/J002v05n02_05
Hans, B. (1976). Family planning. Netherland: State University Leiden.
Hampton, J. R. P. (2004). The effect of communication on satisfaction in long distance and proximal relationship of college students. LA: Psychology Loyola University N.O
Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Gramedia.
Kauffman, M. H. (2000). Relational maintenance in long-distance dating relationships: Staying close [Tesis]. Virginia: Virginia Tech.
Kholisoh, N., Astuti, D. (2018). Why do they "commuter marriage?" interpersonal communication: The commuter marriage couple cases. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 260, 15–19, https://doi.org/10.2991/icomacs-18.2018.4.
MacArthur, T., & John, D. (1998). Social support & social conflict. www.macses.ucsf.edu/research/psychosocial/notebook/socsupp.
Marzali, A. (2006). Struktural-fungsionalisme. Jurnal Antropologi Indonesia, 30(2), http://journal.ui.ac.id/index.php/jai/article/view/3558
Mijilputri, N. (2014). Peran dukungan sosial terhadap kesepian istri yang menjalani hubungan pernikahan jarak jauh (Long Distance Marriage). Psikoborneo, 2(4), 222–230.
Pilisuk, M., & Parks, S., H. (1983). Social support and family stress. Marriage and Family Review, 6(1–2), 137–156, https://doi.org/10.1300/J002v06n01_07.
Pinquart, M., & Sörensen, S. (2000). Influences of socioeconomic status, social network, and competence on subjective well-being in later life: A meta-analysis. Psychology and Aging, 15(2), 187–224, https://doi.org/10.1037/0882-7974.15.2.187
Prameswara, A. D., & Sakti, H. (2016). Pernikahan jarak jauh (studi kualitatif fenomenologis pada istri yang menjalani pernikahan jarak jauh). Jurnal Empati, 5(3), 417-423.
Rahmani, A., Merghati khoei, E., Sadeghi, N., & Allahgholi, L. (2011). Relationship between sexual pleasure and marital satisfaction. IJN. 24(70):82–90.
Rambe, Y. (2015). Pengaruh interaksi dan pola pengambilan keputusan keluarga terhadap kesejahteraan subjektif keluarga suami-istri bekerja [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83087
Rizkillah, R., Krisnatuti, D., & Herawati, T. (2021). The correlation between family characteristics and husband and wife interaction during the covid-19 pandemic. Journal of Family Sciences, 6(1), 53-66, https://doi.org/10.29244/jfs.v6i1.35587
Rosiana, E., Puspitawati, H., & Krisnatuti, D. (2023). Faktor yang memengaruhi kesejahteraan keluarga pekerja migran Perempuan di Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 16(2), 95-107, https://doi.org/10.24156/jikk.2023.16.2.95
Rubyasih A. (2016). Model komunikasi perkawinan jarak jauh. Jurnal Kajian Komunikasi. 4(1):111-121. doi:10.24198/jkk.vol4n1.10.
Situmorang, Z. R. D., Latifah, M. (2014). Pengaruh dukungan sosial, konsep diri, dan strategi pengaturan diri dalam belajar terhadap prestasi akademik. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 7(3), 154–163, https://doi.org/10.24156/jikk.2014.7.3.154
Steptoe, A., Deaton, A., & Stone, A., A. (2015). Subjective wellbeing, health and aging. Lancet, 385(9968), 640-648, https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)61489-0.
Sunarti, E. (2013). Potret ketahanan keluarga indonesia perspektif keragaman pola nafkah keluarga. Jakarta, ID: BKKBN.
Sunarti, E. (2021). Ketahanan Keluarga Indonesia di Masa Pandemi Covid-19. Bogor: IPB Press.
Sunarti, E. (2021b). Inventori pengukuran keluarga. Bogor: IPB Press
Sunarti, E. (2013). Ketahanan Keluarga: Penjelasan Materi Family Kit. Bogor: IPB Press.
Sunarti, E., Kamilah, D., Almas, H., & Pitriani, S. (2021). Family subjective well-being of health workers women during the covid-19 pandemic. Journal of Family Science, 5(2), 103–120, https://doi.org/10.29244/jfs.v5i2.33153.
Sunarti, E., Tati, Nuraini, A. S., Noorhaisma, R., Lembayung, D., P. (2005). Pengaruh tekanan ekonomi, dukungan sosial, kualitas pernikahan, pengasuhan, dan kecerdasan emosi anak terhadap prestasi belajar anak. Media Gizi & Keluarga, 29(1), 34–40.
Suwartini, S. & Casmini. (2019). Subjective well being dalam perspektif istri berjauhan dengan suami. Jurnal Perempuan, Agama, dan Jender, 18(1), 67-68.
Tomo, S. W. & Pierewan, A., C. (2018). Kesejahteraan subjektif dan usia di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(4), 1-13.
Tran, D. B., Pham, T., D., N., & Nguyen, T., T. (2021). The influence of education on women’s well-being: Evidence from Australia. PLoS ONE, 16(3), e0247765, https://doi.org/10.1371/journal.pone.0247765
Weishaus, S. & Field, D. (1988). A half century of marriage: Continuity or change?. Journal of Marriage and the Family, 50(3), 763, doi:10.2307/352645
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Keluarga Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

